CX Brief #2
Stok di aplikasi harus sama dengan stok di rak
Terkirim 4 September 2026, 07.00 WIB
Minggu kedua CX Brief membawa kabar dari ritel, e-commerce, dan dunia pelatihan. Terima kasih untuk balasan-balasan Anda atas edisi perdana; masukannya kami baca satu per satu. Berikut rangkuman minggu ini.
- 1
RetailMart hubungkan stok toko dan aplikasi
Integrasi inventori real-time memungkinkan pelanggan mengecek ketersediaan barang sebelum berangkat ke toko. RetailMart mengklaim keluhan barang kosong turun dalam tiga bulan pertama.
Baca selengkapnya: RetailMart Hubungkan Stok Toko Fisik dan Aplikasi, Klaim Kurangi Kekecewaan Pelanggan › - 2
Sertifikasi CX makin diminati praktisi
Sejumlah lembaga pelatihan mencatat kenaikan peserta program sertifikasi CX. Makin banyak perusahaan mensyaratkannya untuk posisi manajerial.
Baca selengkapnya: Minat Praktisi Indonesia terhadap Sertifikasi Profesi Customer Experience Meningkat › - 3
Catatan industri: biaya tersembunyi dari mengulang cerita
Beberapa tim layanan yang kami ajak bicara mulai menghitung berapa menit yang hilang setiap kali pelanggan harus menjelaskan ulang masalahnya. Angkanya sering lebih besar dari biaya teknologi yang dihindari.
- 4
Catatan industri: musim anggaran CX dimulai
Banyak tim CX mulai menyusun anggaran tahun depan pada kuartal ini. Dari percakapan redaksi dengan sejumlah praktisi, pos pelatihan tim dan analitik suara pelanggan disebut paling sering diajukan.
- 5
Catatan industri: pelanggan makin sering membandingkan lintas sektor
Praktisi yang kami ajak bicara menyebut pelanggan kini membandingkan layanan bank dengan aplikasi belanja, bukan dengan bank lain. Standar layanan terbaik di satu sektor cepat menjadi ekspektasi di sektor lain.
Angka minggu ini
31%
penurunan keluhan "barang kosong saat sampai toko" dalam tiga bulan setelah sistem inventori real-time diluncurkan.
Sumber: Data internal RetailMart yang dibagikan ke CXinsight, September 2026